Monday, June 11, 2018

Sesari Tari

Ungkapan klasik ”sejauh-jauh burung terbang akhirnya pulang ke sarang” berlaku bagi I Ketut Rina (50). Sejak usia 11 tahun ia sudah keliling Eropa bersama rombongan penari Dongeng dari Dirah pimpinan koreografer kawakan Sardono W Kusumo. Sejak itu, karma hidup Rina tak jauh-jauh dari
menari.


Pada sore hari, lelaki berambut gondrong itu acap kali terlihat nongkrong di tepi jalan. Sealin juntaian rambutnya melewati bahu, kumis dan jambangnya yang tumbuh liar menambah sangar tampangnya. Wajah Ketut Rina sering membuat orang-orang salah duga: preman atau seniman? Predikat itu hanay dibatasi selaput tipis yagn muadh termbus pandang. Jadi, bisa seniman, bisa juga preman, Ha?

No comments:

Post a Comment